Beranda

Polinela Tanggapi Keluhan Mahasiswa Terkait Gangguan Listrik dan Air di GKB

 

Teknisi sedang melakukan perbaikan pipa air di samping gedung QB | Perssukma.id/Doc. Polinela


Sehubungan dengan pemberitaan oleh Pers Suara Kreativitas Mahasiswa (SUKMA) pada tanggal 08 Oktober 2025 dengan judul: ”Ganggu Aktivitas, Mahasiswa Polinela Keluhkan Listrik dan Air di GKB”, pihak akademik merasa perlu untuk menggunakan hak jawab sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Hal tersebut agar informasi yang diterima oleh Sivitas Akademika Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menjadi lebih akurat dan berimbang. Muhammad Habib Rianto, Teknisi Sarana dan Prasarana Polinela menjelaskan bahwa perbaikan dan perawatan telah dilakukan sejak pertengahan September 2025, bersamaan dengan meningkatnya aktivitas mahasiswa di kampus setelah libur semester.

Habib menegaskan bahwa pihak kampus terus melakukan pemeliharaan fasilitas serta berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan mahasiswa. “Permasalahan listrik di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Polinela sebenarnya bukan berasal dari internal kampus, melainkan karena pengiriman daya dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tidak stabil sejak September 2025. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PLN untuk pengecekan dan perbaikan,” jelasnya

Suplai listrik untuk GKB masih menggunakan jalur khusus dari gardu belakang kampus dan belum memiliki Generator Set (Genset) seperti pada gedung-gedung lain di lingkungan Polinela. Kondisi tersebut membuat GKB lebih rentan mengalami gangguan ketika suplai dari PLN tidak stabil.

Sementara itu terkait permasalahan air, Habib menyebutkan bahwa penyebab utama gangguan adalah meningkatnya pemakaian air, penyumbatan pada toren, serta kerusakan pada beberapa wastafel dan saluran pembuangan. “Sebenarnya ini karena adanya pemakaian air yang meningkat dan kami sudah menambahkan mesin pendorong air di atas penampungan, supaya tekanan air bisa terisi dengan cepat. Beberapa wastafel yang rusak sudah kami perbaiki,” paparnya.

Habib juga berharap agar Mahasiswa Polinela lebih menjaga kebersihan fasilitas kampus, terutama toilet, serta segera melapor jika menemukan kerusakan agar dapat segera ditindaklanjuti. “Kami juga berharap Mahasiswa Polinela ikut menjaga kebersihan. Kadang baru dibersihkan, besok sudah kotor lagi. Kalau ada air mati atau kerusakan, silakan lapor supaya kami bisa segera tangani,” harapnya.

Namun, Habib mengakui masih ada beberapa fasilitas yang belum dapat diperbaiki secara maksimal karena proses perbaikan membutuhkan alat, bahan, serta koordinasi dengan berbagai pihak. “Kampus ini kan banyak gedungnya, jadi perawatan kami lakukan bertahap. Untuk GKB sudah ditangani, dan kami juga sedang mengusulkan agar GKB mendapat genset sendiri agar tidak bergantung penuh ke PLN,” tutupnya.

Perbaikan dan perawatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polinela dalam menjaga kenyamanan lingkungan belajar. Pihak kampus juga mendorong peran aktif mahasiswa untuk turut menjaga dan menggunakan fasilitas dengan bijak. (*)

Penulis : Natasya Rohimah

Penyunting : Rizky

Tidak ada komentar:

Posting Komentar