Beranda

Kunjungan Gubernur ke Polinela, Bahas Peran Kampus dalam Transformasi Daerah

 

Suasana di dalam Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Lampung | Perssukma.id/Natasya


Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal melakukan kunjungan ke Politeknik Negeri Lampung (Polinela) sebagai bagian dari rangkaian kunjungannya ke seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela.

Dalam paparannya, Mirzani menjelaskan rencana modernisasi pertanian, hilirisasi produk lokal, pengembangan energi terbarukan, serta diversifikasi ekonomi ke sektor pariwisata. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan sinergi pusat daerah demi kemajuan Lampung.

Gubernur Provinsi Lampung ini juga menekankan bahwa pendidikan vokasi harus menjadi jalan cepat untuk mencetak generasi muda yang terampil, mandiri, dan siap kerja. Dengan tiga cita pembangunan Lampung, yaitu:
1. Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Mandiri, dan Inovatif.
2. Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul dan Produktif.
3. Masyarakat Beradab, Berkeadilan, dan Tata Kelola Berintegritas.

Dalam kunjungan tersebut, juga dilakukan penandatanganan sekaligus penyerahaan Surat Keputusan (SK) hibah tanah seluas 50 hektare dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kepada Polinela yang berlokasi di kawasan pusat pemerintahan Kota Baru. Hal ini menjadikan Polinela sebagai politeknik dengan lahan terluas di Indonesia.

Setelah penyerahan, Mirzani mengatakan bahwa tugas selanjutnya berada di tangan Polinela untuk mengelola dan membangun lahan yang telah diberikan. "Tanah sudah kita serahkan, tinggal Polinela yang membangunnya. Pemerintah akan terus mendukung pengembangannya," ujarnya.

Sarono, Direktur Polinela menyatakan kesiapan kampus untuk terus mendukung pembangunan daerah. Saat ini Polinela memiliki 35 Program Studi (Prodi), termasuk program magister dan sedang menyiapkan program doktor. Fokus utama Polinela adalah menjadikan lulusan sebagai penggerak inovasi dan pelaku ekonomi lokal, terutama di sektor pertanian dan teknologi.

Setelah acara seremonial, Gubernur Provinsi Lampung beserta jajarannya melakukan tour kampus untuk melihat langsung sarana dan prasarana, serta area pertanian milik Polinela. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa turut memperkenalkan hasil-hasil pertanian inovatif, seperti melon yang bisa dikonsumsi langsung dengan kulit dan bijinya, serta selada hidroponik, dan produk hortikultura lainnya.

Silvi Nur Fadila Alfi, Mahasiswa Prodi Teknologi Perbenihan (Tekben) memperkenalkan melon yang dapat dikonsumsi langsung bersama kulit dan bijinya. Ia berharap hal ini dapat diketahui oleh banyak orang. “Keunggulan melon ini adalah bisa langsung dimakan bersama kulit dan bijinya. Harapan saya, orang-orang bisa tahu bahwa ternyata ada loh jenis melon yang bisa dikonsumsi langsung tanpa perlu dikupas,” tutupnya. 

Melalui penyerahan hibah tanah, dukungan terhadap riset terapan, serta apresiasi terhadap inovasi mahasiswa, hal tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Polinela dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Semua upaya ini sejalan dengan semangat "Bersama Lampung Maju, Menuju Indonesia Emas 2045". (*)

Penulis : Suci Fadhilah, Wahyu Sani

Penyunting : Nayla

Tidak ada komentar:

Posting Komentar