Beranda

Seminar Ecofish Marine, Tingkatkan Kesadaran Sumber Daya Laut

 



(06/06/2026) Blue Revolution untuk masa depan maritim berkelanjutan |Perssukma.blogspot.com/ Yudistira Falahulhelmi


Sabtu, 6 Juni 2026, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perikanan dan Kelautan (PK) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyelenggarakan seminar Ecofish Marine bertema “Blue Revolution”, dengan menghadirkan Juli Nursandi sebagai pemateri. Seminar ini membahas transformasi sektor perikanan dan kelautan melalui konsep ecofish sebagai upaya mewujudkan pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan serta mendukung Indonesia sebagai pusat maritim dunia.

Alvin Agustian, Ketua Pelaksana (Ketuplak) menjelaskan bahwa tema yang diangkat dilatarbelakangi oleh meningkatnya kerusakan ekosistem laut dan perikanan. ”Tema Ecofish Marine Blue Revolution dipilih karena ekosistem laut dan perikanan saat ini semakin rusak. Melalui tema ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya menjaga ekosistem alam dari pencemaran limbah serta bagaimana memanfaatkan teknologi secara bijak untuk pelestarian tersebut,” jelasnya.

Muhammad Ansor, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Budidaya Perikanan, mengungkapkan ketertarikannya mengikuti seminar karena tema Blue Revolution dinilai relevan dengan perkembangan sektor perikanan saat ini. ”Saya tertarik mengikuti seminar ini karena konsep Ecofish berfokus pada pembangunan sektor perikanan yang lebih maju melalui penerapan budidaya berkelanjutan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Seminar ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga kelestarian laut melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi masa kini. Melalui konsep Blue Revolution, kegiatan ini diarahkan sebagai langkah transformasi sektor perikanan dari sistem tradisional menuju tata kelola modern yang inovatif, baik pada sektor perikanan tangkap maupun budidaya.

Juli mengatakan bahwa sinergi transformasi perikanan tangkap dan budidaya merupakan fondasi pembangunan maritim berkelanjutan. Transformasi perikanan tangkap berperan menjaga warisan alam, sementara transformasi perikanan budidaya menciptakan pangan masa depan. Konsep Ecofish Marine Blue Revolution menjadi kunci Indonesia untuk menjadi pusat maritim dunia,” katanya.

Khoerul Fatoni, Pembina PK Polinela berharap seminar ini menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk melestarikan lingkungan dan berpartisipasi langsung dalam memajukan sektor perikanan. “Harapannya, mahasiswa memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melahirkan inovasi efisien, serta menjadi pelaku perikanan modern dan wirausahawan yang mampu mengembangkan bisnisnya hingga tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya. (*)

 

ReporterYudishtira Falahulhelmi, Dina septiyani

Penyunting: Bila

Tidak ada komentar:

Posting Komentar