Beranda

Tahun Ini, DIESPASCIO VI Polinela Hadirkan Penegak dan Penggalang

 

Suasana perlombaan di depan Gedung Kuliah Bersama Polinela | Perssukma.id/ Zaitun

Praja Muda Karana (Pramuka) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan Dies Natalis Polinela Scout Competition (DIESPASCIO) VI pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Acara ini bertujuan mempererat persaudaraan antara Pramuka Penegak dan Penggalang se-Provinsi Lampung. Acara ini mengusung tema "Membangun Semangat Pramuka, Meraih Keberhasilan".

DIESPASCIO ke-VI menghadirkan berbagai cabang perlombaan. Untuk tingkat Penegak, terdapat lomba Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB), Mini Pioneering, Ranking 1, dan Joget Komando (Jokom). Sementara tingkat Penggalang meliputi LKBB Tongkat, Pioneering, Ranking 1, Senam Pramuka, dan Dance Semaphore.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan sederajat di Provinsi Lampung. Peserta yang berdomisili jauh dari Polinela difasilitasi tempat menginap di Gedung Kuliah Bersama (GKB).

Ikrom Safei, Ketua Pelaksana (Ketuplak) kegiatan ini menjelaskan bahwa tujuan acara tersebut adalah mempererat persaudaraan antar pramuka penegak dan penggalang se-Provinsi Lampung serta memperkenalkan keaktifan Pramuka Polinela kepada masyarakat luas. "Tujuannya adalah untuk mempererat persaudaraan antar pramuka dan memperkenalkan Pramuka Polinela. Kami tidak hanya ingin menjadi juara, tetapi menumbuhkan semangat kebersamaan dan semangat juang peserta dari awal hingga akhir,” jelasnya.

Ikrom menambahkan bahwa perbedaan dari tahun sebelumnya adalah peserta yang kali ini mencakup tingkat penegak dan penggalang, sehingga acara lebih ramai dan interaktif. "Beda dengan tahun sebelumnya yaitu sekarang kita ada tingkatannya, Penegak dan Penggalang. Sehingga, kami harus cepat tanggap dan sigap menangani berbagai kebutuhan peserta. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar berkat kerja sama yang baik,” tambahnya.

Aretha Calista peserta dari SMP Negeri 33 Bandar Lampung mengungkapkan alasan mengikuti kegiatan ini karena ingin menyalurkan minat dan bakat yang dimiliki. “Kami tertarik ikut karena di acara ini kami bisa mengembangkan minat dan bakat kami khususnya dalam hal pramuka” ujarnya.

Aretha mengikuti lomba Ranking 1 tingkat penggalang, dalam persiapannya ia mengatakan telah menghafal materi serta kisi-kisi yang diberikan oleh pembina. “Kami ingin menjadi juara satu dan terus mengembangkan cara belajar kami agar lebih baik lagi. Dalam persiapan lombanya kami sudah dipelajari diberi kisi kisi oleh pembina,” ujarnya.

Nurdin peserta dari SMA Negeri 1 Kedondong mengatakan bahwa semangat juang menjadi alasan utama mereka mengikuti lomba. “Kami ini jiwa pejuang, jadi ketika tahu ada lomba DIESPASCIO di Polinela, kami merasa tertantang untuk mengikuti perlombaan ini,” ujarnya.

Nurdin menyebutkan bahwa lomba LKBB sebagai kompetisi yang paling mereka nantikan karena membutuhkan waktu latihan selama satu bulan. “Paling menantikan lomba LKBB karena latihan kami mulai satu bulan sebelum lomba, dari pagi latihan LKBB, setelah zuhur lanjut latihan miniatur pionering. Dan harapan saya ini dapat mengantarkan pangkalan kami meraih juara,” jelasnya.

Ikrom berharap kegiatan ini memberi pengalaman berkesan dan mengajarkan tanggung jawab bagi peserta. Ia optimis bahwa DIESPASCIO ini dapat meningkatkan eksistensi Pramuka Polinela hingga ke tingkat nasional. “Saya berharap dari kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan dan mengajarkan tanggungjawab bagi peserta. Saat ini kami masih di tingkat provinsi, namun kami berupaya untuk meningkatkan ke tingkat nasional ke depan,” tutupnya. (*)

Penulis : Zaitun Nur Hannifah, Yudistira Falahulhelmi

Penyunting : Nayla

Tidak ada komentar:

Posting Komentar