Sabtu, 27 September 2025, Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela), khususnya penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) skema 1, digemparkan dengan munculnya pesan permintaan iuran wajib Rp 500.000 ketika dana KIP-K cair. Pesan tersebut dibagikan melalui chat WhatsApp dan dikirimkan secara pribadi kepada Mahasiswa Polinela.
(sebagian) pesan tersebut berisi:
✨ Pemberitahuan kepada PENERIMA BEASISWA BIDIKSIDA KIP K POLINELA SKEMA 1 ANGKATAN 21,22,23,24,25 ✨
Diwajibkan ‼️kepada teman -teman penerima beasiswa bidiksida KIP-k skema 1 untuk saling bekerja sama membayar bela upah dari kami FORMABAN POLINELA Sebesar 500.000 pada saat pencairan melalui nomer di bawah 👇
Ttd.Ketua Umum Formaban 2024/2025
Menanggapi hal tersebut, Sidiq Jaya
Laksana, Ketua Forum Mahasiswa Bantuan (Formaban) Polinela menegaskan bahwa
bahwa isi pesan tersebut tidak benar atau hoax.
“Yang pertama pasti kaget ya karna beredarnya chat yang mengatas nama kan
formaban dalam melakukan tindakan yang tidak benar, dan untuk hal tersebut bisa
kami dari formaban memastikan bahwasannya hal tersebut hoax. Serta, kami tidak pernah memiliki anggota atas nama Natasya
Qisty yang mengaku sebagai anggota keuangan seperti yang ada di chat,” tegasnya.
Sidiq menambahkan, terkait iuran atau kas Formaban memang benar adanya, namun tidak sebesar nominal yang disebutkan, dan informasi resmi selalu disampaikan melalui Penanggung Jawab (PJ) tiap Program Studi (Prodi). “Kemudian kami juga tidak pernah memungut uang mahasiswa KIP-K sebesar Rp 500.000 yang menyebutkan ‘uang terimakasih’. Memang ada kas wajib yang harus dipenuhi oleh mahasiswa kip namun tidak sebesar itu, dan semua informasi terkait pemungutan kas wajib tidak pernah kami sampaikan secara pribadi melainkan melalui PJ Prodi masing-masing atau grup mahasiswa KIP-K nya langsung,” tambahnya.
Diketahui, kas wajib Formaban Polinela hanya sebesar Rp 75.000 tiap semester. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Formaban Polinela, dana tersebut digunakan untuk membiayai berbagai Program Kerja (Progja), seperti Sosma Peduli untuk membantu mahasiswa yang terkena musibah, Apresmatif sebagai bentuk penghargaan bagi mahasiswa berprestasi akademik maupun nonakademik, serta kegiatan pengembangan lain seperti seminar.
Sidiq juga mengimbau mahasiswa KIP-K Polinela agar lebih teliti dan berhati-hati terhadap informasi yang mengatasnamakan Formaban. “Untuk langkah yang diambil oleh formaban kami akan melakukan pencarian terkait pemilik nomor hp yang menyebarkan hoax tersebut, dan menghimbau kepada Mahasiswa KIP-K Polinela untuk dapat lebih teliti dan hati-hati terkait dengan informasi yang diterima yang mengatasnamakan Formaban Polinela,” tutupnya. (*)
Penulis : Novia Faradiba, Adit Indra Lesmana
Penyunting : Rizky





