Beranda

Kopi Tujuan Akhir, Tempat Nongkrong Baru Mahasiswa Polinela

Suasana Kafe Tujuan Akhir, coffee shop baru yang dikelola mahasiswa Polinela|Perssukma.id/Yudishtira Falahul H


Berawal dari sebuah candaan dua Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) Politeknik Negeri Lampung (Polinela), kini lahirlah "Tujuan Akhir". Sebuah coffee shop unik yang hadir di dalam kampus, bukan sekadar menjual kopi, kafe ini mengusung konsep konservasi hutan yang menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa tentang kopi dan pelestarian lingkungan.

Fitra Satria, salah satu pendiri kafe Tujuan Akhir menjelaskan bahwa ini bukan hanya sekedar kafe untuk nongkrong saja, melainkan sebagai media belajar. “Pohon kopi ditanam bersamaan dengan pohon-pohon lain tanpa menebang pohon yang ada. Jadi, bukan sekadar secangkir kopi yang kami jual, tetapi lebih dari itu dari Coffee dan Cerita, lalu Cinta dan Kasih. Tempat ini juga menjadi media belajar dan mengajar bagi pengunjung yang ingin mengenal kopi lebih jauh," jelasnya.

Kafe ini beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) hingga 21.30 WIB, menyesuaikan dengan jadwal kuliah mahasiswa. Lokasinya yang berada di dalam Kampus Polinela, tepatnya di Kolam Pemancingan atau Agro Edutourism, Polinela. Memudahkan mahasiswa mengaksesnya tanpa harus pergi jauh, sekaligus tetap menjaga produktivitas akademik.

Ghalif Lamso Afrizal, Mahasiswa Agribisnis Peternakan (AGRIPET) memberikan tanggapan bahwa suasana tempat ini dibuat nyaman dan santai untuk mendukung produktivitas mahasiswa. “Suasana di sini nyaman dan santai. Saya bisa mengerjakan tugas, berdiskusi, dan tetap menikmati kopi dengan harga yang sesuai kantong mahasiswa. Ini sangat membantu bagi kami yang ingin tetap produktif di kampus,” ungkapnya.

Menu kopi dan makanan di Tujuan Akhir beragam, diantaranya Brown Sugar Coffee, Mix Platter, Iced Honey Latte yang memadukan kopi dan madu, serta Cascarala dari kulit kopi dan pala, serta menu spesial sesuai pilihan pengunjung. Kafe ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar sekaligus bersantai.

Achmad Rifaldi, pengunjung menilai bahwa kafe ini memberi tempat bersantai dan mengerjakan tugas yang nyaman. “Keberadaan kafe ini memberi alternatif bagi mahasiswa untuk nongkrong dan mengerjakan tugas dekat kampus. Semangat para pendiri yang merintis dari nol juga menginspirasi. Jika cita rasa dan dekorasi terus dikembangkan, saya yakin kafe ini akan semakin menarik pengunjung," ucapnya.

Fitra menambahkan bahwa tantangan utama mereka saat ini adalah promosi agar lebih banyak mahasiswa mengetahui keberadaan kafe.  “Kami ingin Tujuan Akhir tidak hanya dikenal sebagai tempat minum kopi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain tentang manajemen usaha dan pelestarian lingkungan. Kami belajar mengatur stok, melayani pelanggan, dan meningkatkan kedisiplinan serta manajemen dan komunikasi,” tutupnya.

Dengan hadirnya Tujuan Akhir, kini di Polinela semakin banyak pilihan coffee shop yang bisa dinikmati mahasiswa, selain Toone Coffee dan Pojok Coffee yang sudah lebih dulu ada. Kehadiran berbagai kafe ini tidak hanya menawarkan tempat untuk bersantai, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi, mengerjakan tugas, hingga mengembangkan kreativitas. (*)

 

Penulis: M. Berlian Nurfadhilah, Ahmad Muhajir

Penyunting: Heidy

 

 

 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar