Beranda

National Co-Oppreneur Fest, Inovasi Kreativitas Mahasiswa di Bidang Wirausaha

 

Suasana di dalam Gedung Serba Guna Polinela|Perssukma.id/Rika

Sabtu, 13 September 2025, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koperasi Mahasiswa Mandiri (KOPMA) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menggelar acara National Co-Oppreneur Fest 2025. Kegiatan ini merupakan perlombaan disertai dengan seminar nasional yang mengusung tema “Building the Future through Collective Entrepreneurship: Smart, Creative and Impactful Youth for Cooperative Excellence”. Berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela, acara ini dibuka oleh Kasmir, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Polinela.

Acara ini merupakan agenda tahunan sekaligus program kerja dari UKM KOPMA. Kegiatan yang bergerak di bidang kewirausahaan dengan tujuan melahirkan ide-ide inovatif, gagasan kreatif, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Tema yang diusung mencerminkan bagaimana kreativitas generasi muda dapat menjadi motor penggerak lahirnya inovasi, sekaligus memberikan dampak nyata dalam memperkuat kewirausahaan berbasis koperasi. Jenis perlombaan dalam kegiatan ini meliputi business plan, infographics, dan Lomba Cepat Tepat (LCT).

Muhammad Ilhamsyah, Ketua Umum (Ketum) UKM KOPMA menjelaskan tujuan dalam menyelenggarakan seminar dan lomba nasional ini adalah untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan koperasi di kalangan muda. "Tujuan KOPMA menyelenggarakan seminar dan juga lomba nasional ini yang pertama untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan koperasi di kalangan generasi muda. Kedua sebagai ruang berbagi ilmu pengalaman, dan juga relasi karena acara ini di tingkat nasional yang diikuti berbagai kampus di seluruh Indonesia," jelasnya.

Ilham menambahkan bahwa dampak kegiatan ini sangat besar bagi peserta terutama pada keterampila. "Dampak acara ini bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam bidang kewirausahaan dan koperasi. Karena lomba yang kita adakan ini sesuai dengan koperasi dan kewirausahaan serta lahirnya inovasi bisnis baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Galang Alaqsa, Ketua Pelaksana (Ketuplak) menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perguruan tinggi dari berbagai daerah di luar Lampung sehingga bersifat nasional. "Untuk peserta yang sekarang ini hadir adalah finalis, berasal dari perguruan tinggi dari berbagai provinsi. Kegiatan ini juga tidak hanya diikuti oleh perguruan tinggi saja tetapi kami juga membuka perlombaan untuk cabang Sekolah Menengah Atas (SMA)," ujarnya.

Galang juga menjelaskan alasan mengapa mengambil tema dan topik ini karena berdasarkan urgensi dan relevansi yang sedang dikembangkan. "Mengapa KOPMA mengambil tema ini untuk dijadikan topik karena kami dari koperasi mahasiswa tema yang kami angkat tentang koperasi dan kewirausahaan, jadi topik berdasarkan pada urgensi dan relevansi yang kita kembangkan sekarang," ucapnya.

Hatta Dewantara, peserta dari KOPMA Universitas Sultan Agung Tirtayasa, Banten, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat menarik sekaligus bermanfaat karena menghadirkan pemateri berpengalaman. “Menurut saya pemateri pada seminar tadi juga sangat berpengalaman, karena beliau dari berjualan semasa menjadi mahasiswa hingga mempunyai produk sendiri dan itu menurut saya sangat menarik serta luar biasa,” ungkapnya.

Hatta juga menambahkan bahwa kegiatan ini sangat relevan karena cabang lomba yang mencerminkan bukan hanya secara teori tetapi secara praktik seperti di dunia nyata. “Sangat relevan acara ini karena yang pertama ada lomba lomba yang mencerminkan bukan hanya teori tetapi secara nyata itu seperti apa terutama bagi orang yang betul betul memiliki keinginan menjadi seorang entrepreneur sangat bagus acara ini mengikuti acara ini,” tutupnya. (*)

Penulis : Rika Rahmadani, Rika Hastuti

Penyunting : Tia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar