Beranda

Perkuat Pendidikan Vokasi, Polinela Hadirkan 6 Prodi Baru

 
Ilustrasi pemanfaatan teknologi dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan berkelanjutan | Perssukma.id/Resa Nurvia

Politeknik Negeri Lampung (Polinela) telah membuka enam Program Studi (Prodi) baru pada periode 2025/2026, akan menerima mahasiswa dan melaksanakan pembelajaran pada Tahun Ajaran (TA) baru 2026/2027 mendatang. Pembukaan prodi ini merupakan bagian dari pengembangan institusi dalam melakukan transformasi sesuai dengan visi misi Polinelaserta menjawab kebutuhan industri maupun masyarakat.

Dwi Puji Hartono, Direktur Polinela menjelaskan bahwa pengembangan prodi ini telah dilakukan jauh hari, sesuai dengan rencana pengembangan institusi yang terkait di dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Polinela dari 2020-2045. ”Sesuai dengan rencana pengembangan institusi yang terkait di dalam RPJP Polinela 2020-2045 dan juga tertuang di dalam Rencana Strategis (Renstra) 2020/2024 yang telah diperbarui menjadi Renstra 2025-2029,” jelasnya. 

Tersebar di beberapa jurusan, prodi baru ini mencakup 5 Sarjana Terapan (S1 Terapan) dan 1 Magister Terapan (S2 Magister Terapan). Enam prodi baru tersebut, antara lain:

1. S1 Terapan Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan

Prodi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan berada di bawah Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan (BTP) dan merupakan program lanjutan dari Diploma 3 (D3) Produksi Tanaman Perkebunan. Kehadiran jenjang S1 Terapan ini menjadi pelengkap dari D3, di mana para alumni bisa mengambil gelar S1 Terapan tanpa konversi Satuan Kredit Semester (SKS) yang banyak. Mahasiswa dibekali pengetahuan tentang pembibitan, budidaya, pemupukan, panen, pengendalian hama dan penyakit, serta pascapanen berbasis teknologi modern dan berkelanjutan.

 

2. S1 Terapan Teknologi Cerdas Penangkapan Ikan (TCPI)

Prodi TCPI berada di bawah Jurusan Perikanan dan Kelautan (PK). Prodi ini hadir untuk memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat di bidang perikanan dan kelautan. Keberadaan ProdiTCPI juga didukung oleh kondisi geografis Provinsi Lampung yang memiliki keunikan tersendiri, karena diapit oleh dua karakteristik perairan laut yang berbeda, yakni Samudra Hindia di sisi barat dan Laut Jawa di sisi timur. Prodi TCPI adalah wadah bagi mahasiswa untuk mempelajari alat tangkap, sistem navigasi, sensor laut, pemetaan daerah penangkapan ikan, serta pemanfaatan data dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan perikanan tangkap. 

 

3. S1 Terapan Akuakultur 

Jurusan PK juga membuka Prodi Akuakultur. Prodi Akuakultur dan ProdTCPI memiliki kesamaan dalam penerapan berbasis teknologi, namun Prodi Akuakultur secara khusus berfokus untuk mempelajari budidaya organisme perikanan. Proses pembelajaran dirancang dengan memanfaatkan teknologi untuk manajemen kualitas air, pemberian pakan, kesehatan ikan, sistem budidaya intensif, serta inovasi teknologi akuakultur berkelanjutan.

 

4. S1 Terapan Teknologi Pangan Halal (TPH)

Prodi TPH berada di bawah Jurusan Teknologi Pertanian (Tektan). Prodi TPH merupakan pengembangan dari Prodi Teknologi Pangan (Tepa) yang sebelumnya sudah ada. Secara spesifik prodi ini memasukkan prinsip kehalalan Islam dalam seluruh rantai proses pangan. 

 

5. S1 Sains Data Terapan

Prodi Sains Data Terapan berada di bawah Jurusan Teknologi Informasi (TI). Prodi ini mempelajari tentang pengolahan dan analisis data. Mahasiswa dibekali kemampuan untuk mengumpulkan data, pengelolaan basis data, penguasaan tools pemrograman, analisis statistik, visualisasi data hingga penerapan machine learning sederhana di berbagai sektor terapan. 

 

6. S2 Magister Terapan Manajemen Inovasi Agribisnis

Prodi Manajemen Inovasi Agribisnis adalah program magister yang mempelajari pengelolaan agribisnis dengan penekanan pada inovasi untuk mendukung daya saing dan ketahanan pangan. Dimana sebelumnya Polinela telah memiliki Prodi Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP). Prodi Manajemen Inovasi Agribisnis ini menggabungkan manajemen, agribisnis dan inovasi. Mahasiswa mempelajari bagaimana mengelola usaha pertanian, menciptakan, menerapkan dan mengelola inovasi agribisnis.

Pindo Witoko, Ketua Jurusan (Kajur) PK mengungkapkan bahwa sumber daya laut Indonesia melimpah, sehingga memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat mengelola dan memanfaatkan teknologi di bidang kelautan dan perikanan. ”Kita mencoba menyiapkan SDM nya, dimana SDM itu bisa mengolah, mengembangkan teknologi untuk membantu pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Nabilah Nur Azizah mahasiswa Prodi Agribisnis Pangan (AGBP) berharap bahwa dengan adanya Prodi baru ini bisa menjadi pusat inovasi dan solusi pengembangan berskala nasional. ”Harapan saya prodi prodi ini tidak hanya menjadi nama baru, tetapi menjadi pusat inovasi dan solusi. Tentunya bukan hanya untuk pengembangan daerah, tapi juga untuk pengembangan nasional. Semoga kedepannya Polinela makin dikenal sebagai kampus vokasi yang unggul dan berkontribusi nyata untuk Lampung dan Indonesia,” tutupnya. (*)

Reporter   : Nayla Putri Syafira Arrovi, Missel Keisya

Penyuting : Dina 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar