Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Informatika (MI) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan acara dengan nama MI Expo 2025. Acara dengan tema “Build Creation of World” ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela, pada Rabu, 17 Desember 2025, dan berlangsung mulai pukul 08.00-16.00 WIB.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, yang hanya fokus pada aspek kewirausahaan pada tahun ini MI Expo 2025 menghadirkan tiga agenda utama, yaitu entrepreneurship, coding competition, dan proyek mandiri, yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dari sisi kewirausahaan, teknis, serta kepercayaan diri dalam mempresentasikan karya.
Ahmad Rofi’i, Ketua Pelaksana (Ketuplak) acara ini menjelaskan bahwa kegiatan ini mendorong Mahasiswa Prodi MI untuk tidak hanya berfokus pada aspek pemrograman, tetapi mahasiswa juga dibekali pemahaman kewirausahaan. “Kita sebagai dosen ingin mengajak mahasiswa informatika tidak harus melulu tentang perkodingan. Jadi dia pun harus paham nih kewirausahaan, jadi mereka setelah lulus tidak harus berkarir di bidang komputer, bisa saja di bidang kewirausahaan,” jelasnya.
Dwi Handoko, Dosen Prodi MI menilai kegiatan ini mampu melatih serta menumbuhkan minat dan rasa percaya diri mahasiswa dalam berwirausaha. “Menurut saya ini sangat bagus untuk mahasiswa. Karena ini bisa melatih dan menumbuhkan minat serta rasa percaya diri mahasiswa dalam berwirausaha dan berinovasi,” nilainya.
Rizqi Lailsyah, peserta lomba coding competition MI Expo 2025 mengungkapkan bahwa hal menarik dari kegiatan ini adalah kesempatan berkompetisi dengan mahasiswa dari kelas lain. “Yang paling menarik itu, saya bisa berkompetisi dengan mahasiswa dari kelas lain sebagai sarana mengukur sejauh mana pemahaman yang telah dicapai selama satu semester dalam perkulian ini,” ungkapnya.
Dwi Meilia Rosa, mahasiswa semester lima yang ikut serta dalam bagian stan wirausaha MI Expo 2025 mengatakan kegiatan ini turut diramaikan oleh berbagai stan wirausaha yang menarik perhatian pengunjung. “Di sini banyak stan yang menjual jasa atau jenis wirausaha lainnya. Terus banyak dari jurusan lain juga ikut ngeramein serta terdapat lomba-lomba yang bisa jadi ajang kreatifnya mahasiswa,” katanya.
Ahmad berharap kegiatan ini tidak hanya membuat Mahasiswa Prodi MI memahami produk yang mereka kembangkan, tetapi juga membekali lulusan dengan wawasan kewirausahaan. “Harapan saya sebagai pelaksanaan tadi, selain mereka paham tentang produk mereka sendiri, tetapi juga mengerti tentang kewirausahaan. Baik itu di bidang teknologi, mau di bidang makanan dan sebagainya,” tutupnya. (*)
Penulis : Fitria Apriani, Novita Syifa Azahra
Penyunting : Jhon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar