![]() |
| Aksi nyata peduli lingkungan oleh mahasiswa|Dok. Duta Lingkungan Polinela |
Duta Lingkungan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memimpin inisiatif pemeliharaan kebersihan melalui kegiatan Cleanup Campus. Aksi ini melibatkan sinergi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Politeknik Pencinta Alam Lampung (Poltapala) dan Agen Lingkungan Muda (Aglim). Aglim merupakan program volunteer Mahasiswa Polinela yang dinaungi oleh Duta Lingkungan Polinela. Cleanup Campus bertujuan untuk mengedukasi dan mendorong Mahasiswa Polinela dalam menjaga kebersihan khususnya di lingkungan kampus.
Cleanup Campus telah berlangsung pertama kali Sabtu, 15 November 2025 dan akan berlangsung secara rutin selama dua bulan sekali. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didukung oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), serta komunitas-komunitas yang ada di Polinela.
Siti Rosanah, Anggota UKM Poltapala mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan kampus. “Makna dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kepedulian lingkungan, mengajak seluruh warga kampus untuk lebih peduli pada kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar, juga kampus yang bersih membuat mahasiswa lebih nyaman belajar, beraktivitas, dan berinteraksi,” ungkapnya.
Pada kegiatan Cleanup Campus pertama ini, panitia melakukan peninjauan di sejumlah titik. Terkhususnya area dengan intensitas aktivitas mahasiswa tinggi dan lokasi yang kerap menjadi tempat penumpukan sampah, yang akhirnya menjadi dasar penentuan area pembersihan untuk menjadi acuan lokasi pembersihan.
A. Revany Nugraha Sesunan, Duta Lingkungan Polinela, menuturkan penentuan lokasi pembersihan dilakukan berdasarkan survei awal. “Ini adalah Program Kerja (Progja) dari Duta Lingkungan Polinela yang dimana insyaallah akan dilaksanakan dua bulan sekali. Hal ini dikarenakan banyak sekali sampah yang tidak dibuang pada tempatnya. Kami sempat survei ke beberapa spot contohnya kantin dan Sekret HMJ,” ujarnya.
Revany juga menyinggung keberadaan tempat sampah yang minim di Polinela. “Mahasiswa terkadang ingin membuang sampah pada tempatnya, namun di Polinela sekarang minim tempat sampah. Jadi saya harap pihak akademik dapat memfasilitasi kotak sampah dan jika perlu diberikan stiker himbauan, agar mahasiswa tidak membuang sampah sembarangan,” singgungnya.
Inayatul Husna, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Agribisnis Pangan (AGBP) menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena menyadarkan mahasiswa untuk menjaga kebersihan lingkungan. “Sangat bagus kegiatannya karena banyak manfaat yang didapat. Serta dapat menyadarkan diri sendiri bahwa,” katanya.
Siti berharap kegiatan ini dapat membangun budaya peduli
lingkungan di Polinela. “Semoga ke depannya Warga Polinela lebih peduli
terhadap lingkungan kampus, tidak membuang sampah sembarangan. Pastinya
menyadarkan kepada seluruh Warga Polinela bahwasannya lingkungan yang nyaman
itu di ciptakan oleh warganya sendiri,” tutupnya. (*)
Penulis: Zaitun Nur Hannifah, Novia Faradiba
Penyunting: Jhon

Tidak ada komentar:
Posting Komentar