Beranda

Polinela Bentuk Satgas, Perkuat Pencegahan Narkoba

Foto bersama setelah Stadium General Pencegahan Narkoba di GSG Polinela|Perssukma.id/Nando Atmajaya

Rabu, 9 Juli 2025, Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba secara resmi dilantik oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung. Pelantikan ini merupakan bentuk upaya kampus dalam menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wakil Direktur (Wadir) III Politeknik Negeri Lampung (Polinela), dan pelantikan dilangsungkan dalam acara Stadium Generale yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela.

Fatturahman Kurniawan Ikhsan, Pembina Organisasi Mahasiswa Anti Narkoba (OMAN), menjelaskan bahwa pembentukan Satgas Anti Narkoba di Polinela merupakan langkah nyata dari arahan pimpinan kampus. “Pembentukan Satgas ini sesuai dengan arahan pimpinan kampus, dengan tujuan utamanya meminimalkan penyalahgunaan narkoba di Polinela dan mewujudkan kampus bersih narkoba,” jelasnya.

Pelantikan Satgas juga disertai dengan deklarasi komitmen anti narkoba melalui penandatanganan pakta integritas oleh pimpinan dan jajaran direksi kampus sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga bertetapkan dalam rangka memperingati Hari Narkoba Internasional.

Terkait program ke depan, Fatturahman menyebutkan bahwa Satgas akan kembali aktif saat pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan menyisipkan materi pencegahan narkoba. Rekrutmen anggota baru Satgas pun akan kembali dibuka.  “Kegiatan berikutnya akan menyasar mahasiswa baru melalui PKKMB, dan akan dilanjutkan dengan rekrutmen anggota baru. Selain itu, kami juga akan memperbanyak konten edukatif di media sosial agar mahasiswa bisa mengenal jenis-jenis narkoba serta dampaknya,” ungkapnya.

Selain pelantikan, tedapat Stadium Generale yang menghadirkan pemaparan materi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung. Dengan tema “Cerdas Tanpa Narkoba, Kreatif Membangun Bangsa, Wujudkan Kampus Bebas Narkoba” ini membahas mengenai situasi terkini penyalahgunaan narkoba di daerah, serta strategi edukasi untuk kalangan mahasiswa.

Fatturahman menambahkan bahwa Stadium Generale bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa tentang bahaya narkoba yang semakin marak, khususnya di wilayah Lampung. “Remaja yang terindikasi narkoba umumnya karena keinginan mencoba. Maka dari itu, BNN tadi menegaskan bahwa tidak boleh coba-coba, karena efeknya adiktif dan bisa merusak mental, otak, hingga keuangan,” tambahnya.

Norman Wijaya Widjajadi, Kepala BNN Provinsi Lampung menyampaikan bahwa penanganan permasalahan narkoba harus dilakukan secara kolektif dan melibatkan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan. “Penanganan masalah narkoba ini tidak bisa ditangani sendiri, baik oleh BNN maupun pihak-pihak lainnya. Harus ditangani secara bersama-sama, termasuk dari pihak kampus. Tadi sudah dilantik Satgas di lingkungan kampus, itu bisa menjadi langkah konkret,” jelasnya.

Jamaludin Adimiharja, Ketua Pelaksana (Ketuplak) kegiatan berharap agar mahasiswa dapat lebih berani, tegas, dan tanggap terhadap isu narkoba. “Saya ingin mahasiswa punya keberanian untuk bertindak. Sekarang, dengan kecanggihan media sosial, kita bahkan bisa mengajak teman-teman tanpa harus menegur langsung cukup dengan membagikan informasi positif atau melapor kepada dosen jika menemukan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus,” tutupnya. (*)

Penulis: Nando Atmajaya, Yuki Elizabet

Penyunting: Rizky

 

 

 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar