![]() |
| Suasana kajian dalam penutupan BMQ | Perssukma.id/Heidy Putri Shafira |
Sabtu, 5 Juli 2025, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Al-Banna Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menggelar penutupan kegiatan Belajar Membaca Qur’an (BMQ) sekaligus Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Masjid Al-Banna Polinela. Acara ini mengusung tema “Bersama Al-Qur’an Kita Kuatkan Semangat Hijrah dan Ukhuwah Islamiyah”.
Kegiatan ini diselenggarakan setiap akhir semester sebagai penutup program BMQ untuk Program Studi (Prodi) yang memiliki mata kuliah Agama Islam. Prodi yang terlibat di antaranya adalah Manajemen Informatika (MI), Pengelolaan Agribisnis (PAGB), dan Akuntansi Bisnis Digital (AKBD). Acara juga turut menghadirkan pemateri, Ustaz Zulpan Hadi.
Sudiyo, Pembina UKM Al-Banna menyatakan bahwa acara ini memiliki urgensi dan nilai strategis yang tinggi. “Tentu ini sesuatu yang sangat strategis, sangat urgen, dan sangat penting karena sebagai mahasiswa-mahasiswi yang akan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang seutuhnya, tentu tidak hanya perlu pengetahuan, tidak hanya perlu keterampilan, tapi juga bagaimana kita memiliki integritas dari sisi moralitas dan spiritualitas kita,” ujarnya.
Sudiyo juga menambahkan pentingnya membangun ukhuwah atau persaudaraan di lingkungan kampus. “Ukhuwah, persaudaraan ini tentu harus diawali oleh sebuah kesadaran ya, bahwa kita ini bersaudara. Menguatkan persaudaraan itu dengan cara kita sering bersilaturahmi, bertemu satu dengan yang lain, saling menanyakan kabar, saling mengetahui apa yang dibutuhkan, apa yang diperlukan. Pada akhirnya ini ta'awun, saling tolong-menolong,” tambahnya.
Dzikri Hakim, Ketua Pelaksana (Ketuplak) mengungkapkan bahwa persiapan acara ini hanya berlangsung selama dua minggu karena menghadapi sejumlah kendala. “Persiapannya ini seharusnya sudah dari lama, akan tetapi kami selalu ada ujian, mungkin dari Allah, ya untuk UKM Al- Banna agar terus kuat. Jadi untuk persiapan ini kami sudah melakukan kurang lebih sekitar dua minggu. Dan terkait kendala, ada pada kader, yaitu sangat kesulitan mencari anggota,” ujarnya.
Meski begitu, Dzikri menyampaikan bahwa partisipasi peserta justru melampaui ekspektasi panitia. “Untuk partisipasi, alhamdulillah ya, baik. Untuk peserta itu malah tidak sesuai ekspektasi kami. Ekspektasi kami itu tidak lebih tinggi dari hari ini jumlah pesertanya. Tapi tadi pagi melihat partisipasi, ya, sangat banyak, terutama yang akhwat,” tambahnya.
Rizky Geraldinko, Mahasiswa Prodi MI mengatakan ketertarikannya mengikuti acara ini untuk membangun relasi dan mendapatkan ilmu. “Pertama, untuk memperingati Hari Besar Islam. Kedua, sebagai penutupan BMQ, kami wajib hadir karena bisa membangun relasi dan mendapatkan ilmu baru,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penerapan ilmu agama dalam konteks digital, terutama dalam menyikapi komentar di internet. “Kalau saya sebagai anak informatika, mungkin penyebaran dari internet, ya. Tadi kan ada pembahasan tentang orang yang berkomentar, apa-apa bawa agama, nah itu bisa diluruskan juga. Karena ada orang yang bercanda, ada juga orang yang serius, jadi tergantung kita menyikapinya,” tutupnya.
Acara ditutup dengan pemberian hadiah kepada peserta paling aktif bertanya dan kelompok terbaik dalam program BMQ. Penilaian didasarkan pada tiga aspek, yaitu kehadiran (70%), mutabaah (20%), dan tugas BMQ (10%).
Melalui kegiatan ini, UKM Al-Banna tidak hanya menutup rangkaian Program BMQ, tetapi juga membuka ruang refleksi bagi mahasiswa dalam menguatkan semangat hijrah di kehidupan akademik dan sosial. Dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi moral dan spiritual, acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat Ukhuwah Islamiah di lingkungan kampus. (*)
Penulis : Heidy Putri Shafira, Nayla Putri Syafira A.
Penyunting : Sani

Tidak ada komentar:
Posting Komentar