![]() |
| Suasana seminar KSE x Pointer di GSG Polinela | Perssukma.id/Vina rahmadani |
Sukma_Polinela; Paguyuban
Karya Salemba Empat (KSE) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) bersama dengan
Polinela It Center (Pointer)
menggelar seminar start-up bertajuk “Empowering Student Innovation Through
Digital Applications as Creative Solutions to Local Community Challenges”,
di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela pada Minggu, 22 Juni 2025. Seminar ini
diikuti oleh 120 peserta, terdiri dari calon penerima beasiswa KSE dan
masyarakat umum. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan pola pikir
mahasiswa agar mampu menjadi pribadi profesional di dunia bisnis dengan
memanfaatkan media sosial sebagai peluang usaha di era digital.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri
dari Lahansikam, M. Ricky Aldian yang membahas pentingnya mahasiswa memiliki
arah dan tujuan yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan, baik untuk menjadi
seorang entrepreneur maupun
profesional. Ia juga menekankan perlunya motivasi dan pemahaman nyata tentang
dunia bisnis agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap
menghadapi tantangan dunia kerja.
Ricky menjelaskan bahwa mahasiswa
perlu memiliki semangat dan visi yang jelas dalam membangun karier setelah
lulus.“Kalau mau jadi entrepreneur,
jadilah entrepreneur yang baik, yang
bisa menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Seminar ini tidak hanya
membagikan teori, tetapi juga motivasi agar mahasiswa berani mengambil langkah
dan membaca peluang,” jelasnya.
Seminar ini menjadi momentum bagi
mahasiswa untuk mulai membangun langkah konkret dalam dunia bisnis digital.
Lebih dari sekadar ajang berbagi materi, kegiatan ini mendorong peserta untuk
mengenali potensi diri dan berani menciptakan solusi atas persoalan yang ada di
sekitar. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, mahasiswa didorong agar tidak
hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta inovasi yang berdampak nyata bagi
masyarakat.
Ricky juga mengapresiasi antusiasme
Mahasiswa Polinela yang sangat aktif selama sesi diskusi berlangsung.
“Pertanyaannya banyak sekali, sampai waktu tidak cukup untuk menjawab semua.
Kami terbuka jika mahasiswa ingin berdiskusi lebih lanjut, baik secara online
maupun langsung ke kantor Lahansikam,” tambahnya.
Hendra Agus,
Ketua Pelaksana (Ketuplak ) menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan untuk
mengembangkan potensi kemampuan mahasiswa. “Tujuan utama diadakan seminar ini
yaitu untuk meningkatkan dan juga mengembangkan terutama sasaran kita yaitu
bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensinya untuk mengetahui apa itu start-up digital dan juga menggali
daripada permasalahan yang ada pada era digitalisasi 4.0 ini,” ujarnya.
Hendra m:enjelaskan bahwa manfaat start-up summit Lampung ini juga untuk
meningkatkan problem solving masing
masing mahasiswa. “Peserta diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan mereka
terhadap start-up digital yang dimana
kita di era 4.0 dimana zaman serba teknologi. Apapun bisa diakses dengan mudah
menggunakan handphone atau menggunakan gadget pada genggaman kita, oleh sebab
itu disini manfaat bagi mereka sih seharusnya mereka harus bisa mencari permasalahan
dari yang tadinya sulit dijangkau akhirnya mudah dijangkau," tambahnya.
Satya, Mahasiswa Program Studi
(Prodi) Pengelolaan Perhotelan mengungkapkan alasan mengikuti seminar ini,
karena keinginannya untuk mengembangkan kemampuan. “Motivasi saya ikut sih
karena saya mau mengembangkan dan berbagi ilmu dengan dengan yang lain. Ditambah
juga tentang benefit-nya ya dari KSE
ini,” Ungkapnya.
Hendra berharap kegiatan start-up summit lampung ini bisa membantu mahasiswa berkembang di era teknologi yang pesat ini. “Jadi harapanny peserta lebih paham terhadap start-up dan perkembangan digital yang ada pada sekarang,” tutupnya.(*)
Penulis: Fenna enjellia, Vina rahmadani
Penyunting: Tia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar