Unit
Penunjang Akademik (UPA) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Politeknik
Negeri Lampung (Polinela) resmi memperbarui jaringan Wireless Fidelity (Wi-Fi)
kampus pada Jumat, 13 Februari 2026. Pembaruan ini dioptimalkan bagi pengguna iOS
untuk mengatasi kendala teknis yang sebelumnya terjadi, guna meningkatkan
kenyamanan akses internet bagi seluruh sivitas akademika.
Adi Purnomo,
Administrator Jaringan UPA TIK menjelaskan bahwa perubahan tersebut bukan hanya
pada aspek visual, tetapi juga pada sisi fungsional. “Tampilan baru lebih
modern dan responsif, terutama untuk pengguna ponsel pintar. Sebelumnya,
halaman login belum menyesuaikan layar ponsel,” jelasnya.
Uji coba
awal dilakukan di satu gedung sebelum diterapkan secara menyeluruh di
lingkungan kampus. Dari sisi akses login, tidak ada perubahan mekanisme.
Mahasiswa tetap masuk menggunakan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) dan tanggal lahir
sebagai kata sandi awal. Setelah berhasil masuk, pengguna dapat mengganti kata
sandi melalui fitur yang tersedia.
Azzahra
Asmarani, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Agribisnis Pangan (AGBP)
mengungkapkan bahwa tampilan baru Wi-Fi kampus saat ini jauh lebih
informatif, terutama dengan adanya kolom pengisian kata sandi yang lebih jelas.
"Sebelumnya, instruksi login menggunakan teks berjalan yang sulit
dibaca. Hal itu sering membuat mahasiswa bingung saat harus memasukkan nama
pengguna dan kata sandi. Sekarang, tampilannya jauh lebih memudahkan,"
ungkapnya.
Selain
memperbarui tampilan, UPA TIK Polinela memisahkan jaringan menjadi dua akses,
yakni “Polinela” dan “Polinela 5G”. Akses “Polinela 5G” diperuntukkan bagi
perangkat yang mendukung frekuensi 5 Gigahertz (GHz) guna mencegah
perpindahan jaringan otomatis yang sering membuat pengguna untuk login
ulang.
Ariyan Nauli
Pratama, Mahasiswa Prodi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) menilai bahwa
kebutuhan jaringan internet yang stabil dan cepat menjadi hal penting bagi
mahasiswa dalam menunjang kegiatan perkuliahan. “Di era sekarang, kami sangat
membutuhkan koneksi yang tidak hanya memiliki jangkauan luas, tetapi juga
cepat. Kecepatan jaringannya bisa ditingkatkan lagi agar aktivitas perkuliahan
tidak terkendala," tuturnya.
Menanggapi
keluhan terkait kecepatan internet saat diakses banyak pengguna, Adi menekankan
pentingnya memastikan perangkat mendapatkan sinyal optimal. "Jangan
langsung menyimpulkan Wi-Fi lambat, pastikan dulu sinyal perangkatnya.
Bisa jadi disebabkan oleh posisi yang terlalu jauh dari router Wi-Fi,"
tegasnya.
UPA TIK
Polinela berencana menambah perangkat access point di sejumlah titik
yang tergolong lemah sinyal dan lokasi dengan tingkat penggunaan tinggi,
seperti ruang kuliah, ruang kerja dosen serta staf.
Melalui
pembaruan ini, layanan Wi-Fi kampus diharapkan semakin stabil dan merata
di seluruh area. Dengan demikian, layanan tersebut dapat dimanfaatkan secara
optimal oleh seluruh sivitas akademika untuk menunjang aktivitas akademik.
Azzahra
berharap pihak kampus dapat meningkatkan infrastruktur pendukung agar akses
internet tetap stabil di berbagai area. ”Harapannya, fasilitas Wi-Fi
kampus terus ditingkatkan kualitasnya agar benar-benar bermanfaat bagi
mahasiswa dalam menunjang pengerjaan tugas-tugas kuliah selama berada di
lingkungan kampus,” tutupnya. (*Dina)
Reporter : Yudishtira Falahulhelmi, Dian Savitri
Penyuting : Dina

Tidak ada komentar:
Posting Komentar