Beranda

Fitur Baru E-Kuliah Polinela, Evaluasi CPL dan TA

Fitur baru di LMS E-Kuliah yang memudahkan akses Evaluasi CPL, nilai mata kuliah, KHS, hingga transkrip akademik dalam satu tampilan | PersSukma.id/Dok.UKM Pers SUKMA


Upaya transformasi digital pembelajaran di Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus berkembang melalui pembaruan Electronic Kuliah (E-Kuliah). Kini, tersedia fitur Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) serta sistem Tugas Akhir (TA) terintegrasi berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang mulai diterapkan pada semester genap 2026. Pembaruan ini memungkinkan kompetensi mahasiswa dipantau secara lebih terukur, transparan, dan terdokumentasi dalam sistem digital.

Di bawah koordinasi Unit Penunjang Akademik (UPA) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), fitur yang berkaitan dengan penilaian serta evaluasi CPL dan TA telah disosialisasikan ke seluruh Program Studi (Prodi) terutama dosen pengajar.

Rusmianto, Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (P2MPP) menjelaskan bahwa penerapan evaluasi CPL dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kurikulum yang telah berbasis OBE. "Penilaiannya bukan hanya sekadar menilai mata kuliah. Namun, melihat ketercapaian pembelajaran yang didesain oleh prodi di setiap tahapan pembelajaran," jelasnya.

Selama ini evaluasi CPL dinilai cukup kompleks jika dilakukan secara manual. Melalui sistem ini, dosen tetap melakukan proses evaluasi seperti biasa tanpa mengubah mekanisme pembelajaran yang sudah berjalan. Hasil evaluasi tersebut kemudian disajikan dalam bentuk narasi yang menggambarkan kompetensi mahasiswa secara spesifik. Laporan tersebut tidak hanya menunjukkan Indeks Prestasi (IP), tetapi juga menjelaskan kemampuan konkret yang dimiliki mahasiswa sehingga dinilai lebih informatif, terutama saat lulusan memasuki dunia kerja.

Iskandar Zulkarnain, Ketua Jurusan (Kajur) Teknik menyebut sistem ini akan membuat proses bimbingan lebih terstruktur karena digitalisasi membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan. “Sistem ini membuat proses bimbingan lebih terstruktur, karena setiap tahapan terkunci dan terdokumentasi dalam sistem dengan jumlah sekitar 7.000 Mahasiswa Polinela, digitalisasi penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan akademik,” ujarnya.

Syifa Elysa Agripina, Mahasiswa Prodi Pengelolaan Agribisnis (PAGB) menyambut baik hadirnya fitur evaluasi CPL pada E-Kuliah. Ia menilai pembaruan tersebut memudahkan mahasiswa karena tidak perlu mengakses banyak laman dengan kata sandi berbeda. “Kalau terlalu banyak website juga ribet, banyak sandi yang harus diingat,” ungkapnya.

Tantangan utama dalam implementasi sistem baru ini terletak pada aspek infrastruktur dan aksesibilitas teknologi informasi yang masih terus ditingkatkan agar dapat memenuhi standar layanan yang diharapkan.

Rusmianto berharap pembaruan fitur E-Kuliah dapat menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan akademik dan transparansi kepada mahasiswa. "Harapan dengan hadirnya E-Kuliah, kami bisa membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran sekaligus meningkatkan transparansi pelayanan kepada mahasiswa," tutupnya. (*)

 

Reporter : Yudishtira Falahulhelmi, Dian Savitri 

Penyuting : Dina


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar