Program Studi (Prodi) Pengelolaan Agribisnis (PAGB) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan kegiatan Agripreneur Fest 2025 pada Selasa, 9 Desmber 2025. Acara ini mengusung tema “From passion to production muda, kreatif dan berdaya” diadakan di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela. Kegiatan ini bertujuan mendorong mahasiswa untuk merubah minat dan hobi menjadi produk yang nyata.
Acara ini dibuka oleh Agung Adi Chandra, Wakil Direktur (Wadir) III Polinela dan terbuka untuk umum. Dalam sambutannya, Agung mengatakan bahwa acara ini telah mendukung misi Polinela dalam membentuk lulusan yang siap berkerja dan berwirausaha. “Saya mengapresiasi Prodi PAGB yang telah mendukung misi Polinela dalam membentuk lulusan yang siap bekerja, melanjutkan studi, dan berwirausaha. Melalui acara ini mahasiswa dilatih merencanakan hingga memasarkan produk, sehingga hard skill dan soft skill mereka berkembang,” ujarnya.
Aidil Aditya, Ketua Pelaksana (Ketuplak) Agripreneur Fest 2025 menyampaikan bahwa acara ini dibentuk sebagai wadah pengembangan jiwa wirausaha bagi Mahasiswa Prodi PAGB. “Acara ini menampilkan berbagai inovasi dan karya di bidang kewirausahaan. Sebagai wadah pengembangan jiwa kewirausaha yang dituangkan dalam pameran produk agribisnis, stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Mahasiswa, serta menjadi wadah untuk menampilkan beragam talenta,” ujarnya.
Tidak hanya menampilkan bazar dan stan produk, acara ini juga dirangkaikan dengan Yang Datang Yang Pergi (YDYP). Kegiatan ini menjadi momen khusus untuk menyambut mahasiswa angkatan 2025 sekaligus melepas mahasiswa angkatan 2021 yang telah menyelesaikan masa studinya. Kehadiran YDYP pada acara ini menjadi sarana memperkuat ikatan antar angkatan dalam lingkungan Prodi PAGB.
Kusmaria, Kepala Prodi (Kaprodi) PAGB mengungkapkan bahwa Agripreneur Fest tahun ini menjadi bagian dari Mata Kuliah (Matkul) Pengembangan Talenta, yang bertujuan mengasah kemampuan hard skill maupun soft skillmahasiswa. “Melalui proyek berbasis praktik, para mahasiswa bisa belajar langsung di luar kelas mulai dari berkomunikasi, membangun relasi, bekerja sama, hingga mengkoordinasikan kegiatan. Konsepnya masih sama seperti sebelumnya, hanya saja sekarang kami perluas supaya relevan dengan pengembangan talenta,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi penerapan nyata dari konsep pembelajaran berbasis proyek yang saat ini diperkuat dalam kurikulum Prodi PAGB. Melalui Agripreneur Fest 2025mahasiswa tidak hanya diuji dalam kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga dalam koordinasi tim, manajemen stan, hingga mengelola proses promosi dan penjualan.
Tamara Eggy Kartika, Mahasiswi Prodi PAGB mengatakan bahwa kegiatan ini dapat membantu mahasiswa untuk berwirausaha serta menambah pemasukan dari omset penjualan. “Dengan adanya kegiatan ini membantu mahasiswa untuk berwirausaha dan menambah pemasukan dari omset penjualan yang didapati secara sendiri,” ujarnya.
Kusmaria berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan pengalaman bagi mahasiswa hingga alumni untuk mengembangkan potensi dan keterampilan berwirausaha. “Saya harap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, memberikan pengalaman berkesan bagi para mahasiswa, bahkan alumni, serta mendorong mereka mengembangkan potensi dan keterampilan wirausaha ke depannya,” tutupnya. (*)
Penulis : Rahma Yulianti, Novan Alhafis
Penyunting : Nayla

Tidak ada komentar:
Posting Komentar